Soul of Hadi

Selamat datang di Diary onlineku. Terus terang blog ini lahir tanpa konsep.. Ke depan, moga-moga bisa lebih baik. Yang jelas blog ini saya hadiahkan buat istriku tersayang Juhartati dan anak-anakku Raihan dan Nuha, dan tentu saja Kamyu-Kamyu semua :-) enjoy... help your self, bantu saya menemukan diri. thanks

Search in the Quran
Search in the Quran:
in
Download Islamic Softwares FREE | Free Code
Powered by www.SearchTruth.com

Wednesday, January 18, 2006

Polemik Playboy Indonesia



Kalau membaca polemik Playboy di Indo .. saya temukan beberapa hal2 unik

1. Deperindag sudah memberikan ijin dan Dewan Pers juga tidak bisa berbuat apa2.. tinggal Dephubkam? atau masyarakat benteng terakhir ??? wah...ini bisa kaya lempar batu sembunyi tangan nih.

2. Undang2 Pornografi/Pornoaksi belum keluar2... padahal UU inilah yang dapat melindungi konsumer/masyarakat. Jika memang Playboy tidak bisa ditolak karena alasan demokrasi... dengan ketiadaan UU.. anak2, remaja dibawah umur akan mudah mendapatkannya. Datanglah wahai Bencana

3. Penggunaan kata2 "Jangan Munafik Ah" or "Hipokrit" sering banget diucapkan untuk menjustifikasi tindakan (perorangan atau kelompok) yang secara umum bertentangan dengan norma. Ini beda banget dengan pengertian Munafik yang asli (terminologi agama)...
contoh... seorang artis ketika diwawancarai apakah doi berani mekakukan adegan syuur ... dia akan berucap "Saya nggak akan munafik... sepanjang sesuai kebutuhan skenario... kenapa tidak..."

contoh lain ya kasus Playboy "Masyarakat Indonesia ini banyak yang munafik, secara diam2 membeli/membaca majalah porno, tapi tidak ada yang berani menyatakan dukungan... malah ikut2 mendemo atau menolak"

4. Indonesia masuk negara Asia kedua setelah Jepang. Sebuah prestasi atau kemunduran ?? Bisa jadi Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar pertama yang punya Playboy .. gleg..gleg
"Sebelum Indonesia, Playboy telah diproduksi di 20 negara dengan pola
waralaba. Dua puluh negara itu adalah Argentina, Brasil, Bulgaria, Kroasia,
Republik Ceko, Prancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Jepang, Meksiko, Belanda,
Rumania, Serbia, Slovenia, Slovakia, Spanyol dan Ukraina. Dan Indonesia
memperpanjang daftar itu.(www.detik.com)"

Buat kita ummat Islam, Selain membuat petisi, demo atau somasi... seharusnya momen ini dijadikan saat yang tepat untuk mempressure anggota Dewan khususnya yang dari Partai2 Islam.. atau Partai yang bermassakan Islam (PKB, PAN, dlsb) untuk segera menggodok UU Pornografi. Ini saatnya.

wassalaam
hadi

0 Comments:

Post a Comment

<< Home