Soul of Hadi

Selamat datang di Diary onlineku. Terus terang blog ini lahir tanpa konsep.. Ke depan, moga-moga bisa lebih baik. Yang jelas blog ini saya hadiahkan buat istriku tersayang Juhartati dan anak-anakku Raihan dan Nuha, dan tentu saja Kamyu-Kamyu semua :-) enjoy... help your self, bantu saya menemukan diri. thanks

Search in the Quran
Search in the Quran:
in
Download Islamic Softwares FREE | Free Code
Powered by www.SearchTruth.com

Thursday, November 24, 2005

Gap pemahaman dan pengamalan Tentang Islam




Ada sebuah komentar tentang Muslim Indonesia oleh seorang Muslim dari Saudi yang disampaikan seorang kawan. Entah bagaimana diskusi ini dimulai yang jelas akhirnya muncul sebuah kesimpulan
"Kayanya Islam yang diamalkan mayoritas muslim di Indonesia.. tidak sampai ke Rosulullah"

Hemm.. menarik meskipun bikin gondok, tentunya teguran ini tidak bisa diabaikan begitu saja.

Ada kisah lain, di sampaikan seorang kawan satu kelas dari Libia. Beliau punya kawan berkebangsaan Inggris entah bagaimana prosesnya, akhirnya seorang British ini memeluk Islam. Dan beliau memutuskan untuk pergi melihat pengamalan muslim di berbagai negara salah satunya Indonesia, Malaysia.. tentu saja Saudi, dan negara2 Islam di Africa lainnya (wah.. dalem banget yaah pencariannya...). Kesimpulan beliau
"Saya melihat perbedaan antara Islam dan Muslim"

hemm.. dalem banget. Apakah sedemikian jauh antara penganut dan ajarannya?? Lebih jauh lagi, apakah Indonesia yang dicap oleh Barat sebagai Muslim Moderat.. benar2.. moderat karena berangkat dari pemahaman Islam yang utuh? atau ketidakpahaman alias islam setengah2..?

Kajian yang lebih dalam lagi, diangkat oleh seorang Muslim US.. yang tadinya seorang Katolik kemudian menjadi atheis.. dan akhirnya seorang Muslim. Beliau adalah Dr. Jeffrey Lang yang menulis dua buku pergulatannya "Strugeling to Surrender" dan "Bahkan Malaikatpun Bertanya" (judul aslinya apa yaa "Even Angles Ask" gituh?). Beliau mengamati fenomena gap antara ummat Islam dengan konsep Islam.. dan pergulatan2 yang dialami oleh Muslim di berbagai negara.. mulai dari simbol2 Islam yang dijumpai diberbagai negara (misalnya gamis, cadar, jilbab) sampai pergulatan kaum muslim dengan peradaban barat. Dan beliau mengupas bagaimana konsep islam menurut perjalanan beliau dalam memahami Al Quran. Indahnya buku2 ini ditulis oleh beliau sebagai pesan bagi Anak2nya sehingga keturunannya punya bekal yang lebih baik dalam melihat Gap Islam dan Muslim, serta benturan nilai2 antara Islam dan Barat

Yang jelas, malam ini saya mendapat teguran dari seorang Muslim entah darimana dan siapa namanya...Tapi teguran (sebenarnya mengingatkan) disampaikan saat2 kajian tafsir Dr. Sadka akan dimulai. Ceritanya saya bawa koran Muslim News yang diambil dari Ruang Wudlu buat dibawa pulang ke rumah. Saya taru itu koran muslim dibelakang saya bareng buku Antennas Propagation yang saya pinjem dari Perpustakaan... dan beliau meminta

"Brother, can you put the newspaper in other place, because it is not allowed to bring picture into Praying Room"

Nah lhoo.. malu bo, meskipun saya nggak setuju ... tapi yah, situasi nggak memungkinkan ada Dr. Sadka dlsb.. dan saya hargai beliau deh.

Teguran yang lain saya inget datang waktu acara sahur bersama di Musholla...
Karena pingin ada dokumentasi buat Blog hehehe... saya minta tolong sama seorang Hafidz dari Pakistan.. untuk memotret kami semua. Beliau menolak.... dan mengingatkan
"It's not good to take unnecessary picture, but if you like please take it by yourself."

Saya mbatiin.. dan nggak jadi deh ambil photo. Meskipun saya akhirnya menjelaskan bahwa ada disagreement tentang pelarangan membuat gambar diantara ulama... misalnya Yusuf Qardlawi... Sebagian ulama memperbolehkan bahwa foto atau video itu pengecualian.. karena sesungguhnya dua teknologi ini pada dasarnya hanya memindahkan ciptaan Allah.. kemedia.. berbeda dengan lukisan atau patung. Wallahu'alam.

Inikah gambaran kebodohan saya, atau memang ada gap pemahaman .. yang kalau tidak bagus mengemasnya.. bisa menimbulkan jarak yang tidak perlu antar sesama muslim.

Saya rasa tidak... may Allah give me His Guidance, Forgiveness and Mercy

wassalaamu'alaikum
hadi

0 Comments:

Post a Comment

<< Home